Thursday, December 19, 2013

Sedikit Cerita dari BN 2013


Jum'at jam 5 sore, saya berangkat dari Semarang menuju Jogja. Keberangkatan saya ini dalam rangka mengikuti acara Blogger Nusantara 2013, dari 29 November sd 1 Desember. Sebenarnya hampir membatalkan keberangkatan karena tidak mendapatkan jatah penginapan, tetapi karena dukungan teman-teman sekomunitas #lebay, akhirnya nekat berangkat bersama dua orang teman.

Jam sebelas malam kurang, saya dan kedua teman sudah menginjakkan kaki di jogja. O ya, kedua teman itu adalah pasangan suami istri, munif dan wuri. Mbak Wuri menginap di Edu Hotel, sedangkan saya dan munif menginap di Hotel Sumaryo, di jalan Prawirotaman. Munif mendapat jatah kamar nomor 16, sedangkan saya harus register dulu. Oleh panitia ditempatkan di kamar nomor sembilan. Tetapi saya menginap di kamar nomor 16, yang sampai pagi hanya saya dan dua teman, munif dan agus jkt48. Padahal sudah dipersiapkan 5 tempat tidur. Di kamar sebelah dan sebelahnya lagi juga hanya ditempati 2-3 orang saja dari jatah 5-6 orang tiap kamar.

berkumpul di lapangan 

Pagi-pagi coba cek web Blogger Nusantara, rundown acara ternyata sudah ada. Download file pdf-nya. Jam 8-9, perjalanan ke Ngabean, jam 9-10, perjalanan ke Joglo Abang. Beberapa teman mendapat sms, jam 9 langsung ke Joglo Abang. Itu yang menimbulkan kebingungan kami semua. Sampai jam setengah delapan, belum ada kejelasan, ke Ngabean atau langsung ke Joglo Abang. "Jalan kaki ke Ngabean lumayan jauh lho" kata teman yang tahu. "Kalau harus jalan kaki dan pakai baju batik, sampai Ngabean ya 'kebes' alias basah kuyup karena keringetan"

Akhirnya, kami semua hanya menunggu, panitia juga tidak memberikan instruksi apa-apa. Hampir jam delapan, tersiar kabar dari twitter, jika para peserta akan dijemput angkot menuju Ngabean, jadi kami disuruh menunggu.

Jam 8-an lebih, akhirnya semua peserta berangkat ke Ngabean dengan naik angkot bus yang telah disewa panitia. Baru ngeh setelah sampai Ngabean, ternyata tempat tersebut itu terminal. Sampai di Ngabean bus-bus yang membawa peserta BN transit sebentar, kemudian berangkat berarak-arakan. Sekitar 1 jam harus ditempuh untuk sampai Joglo Abang. Jalan menuju Joglo Abang sangat sempit, hanya bisa dilewati satu mobil, jadi kalau ada mobil simpangan, salah satunya harus menyingkir ke pinggir jalan yang lebih lapang.

pengumpulan buku

Setelah sampai di Joglo Abang, semua peserta registrasi ke panitia. Sementara peserta menikmati snack yang diberikan, panitia masih sibuk mempersiapkan tempat acara. Entah setelah berapa lama duduk, acara dimulai dengan sambutan oleh ketua panitia acara, namanya siapa gitu, lupa. Dilanjut dengan sambutan dari Blogger Nusantara, namanya juga lupa :)) Acara selanjutnya tidak tahu, karena saya memilih keluar dari tempat acara, untuk menemui teman-teman yang baru saja sampai, setelah berjuang untuk sampai di Joglo Abang. Mereka sempat tersesat, tanya tentang Joglo Abang tidak ada yang tahu. Kami kemudian cari makanan di sekitar tempat acara. Di pojokan jalan ada Bapak penjual bakso, langsung saja kami pesan. Rasa lapar mengalahkan rasa, walaupun bakso rasanya agak asin, tetapi dimakan dengan lahap, apalagi saya yang dari pagi belum juga makan. Tetapi, ternyata tidak hanya saya dan teman2, peserta lain juga berhamburan keluar mencari makan. Setelah kenyang makan, saya tidak kembali ke tempat acara, tetapi langsung ke mushola untuk sholat dhuhur. Di mushola sampai jam 4 sore :))) jadi sama sekali tidak mengikuti jalannya acara. *dikeplak

salah satu tarian yg ditampilkan

Entah jam berapa, setelah sholat ashar, saya dan teman mendekat ke tempat acara. Di lapangan depan gedung Joglo Abang, ramai peserta seperti antri beras #eh Ternyata pada mendaftar untuk ke malioboro atau tetap di Joglo Abang. Saya termasuk yang memilih ikut ke Malioboro. Menunggu sampai Maghrib tiba, kemudian isha', masih tetap di Joglo Abang. Terus Malioboro-nya? Boro-boro. Akhirnya melampiaskan dengan makan. Mau beli sate sudah habis. Akhirnya makan makanan yang disediakan. Menunya sama persis dengan tadi siang.

Selesai makan, saya dan beberapa teman ke Mushola untuk sholat Isha'. Jam 8-an, kembali ke tempat acara karena ramai, angkot penjemput berarakan sudah sampai. Sebelum naik bus, sempat memotret tarian yang di pentaskan di lapangan depan. Bis-bis tersebut akan membawa seluruh peserta Blogger Nusantara ke desa wisata Tembi. Bis meninggalkan Joglo Abang jam sembilan lebih, dan sampai di Tembi jam sebelasan malam. Dapat jatah homestay di R7. Cukup jauh dari pintu gerbang, tetapi untungnya panitia sudah menyiapkan ojek, jadi tidak perlu capek jalan. Sampai di rumah tempat kami menginap, disambut bapak-bapak pemilik rumah. Ngobrol-ngobrol sebentar. Cuci kaki, gosok gigi, langsung terbang ke alam mimpi.

Pagi-pagi saya sudah melihat bungkusan makanan di meja. Pikirku itu yang menyiapkan bapak pemilik rumah, tidak tahunya itu dari panitia, tapi itu jatah makan tadi malam. What!

monumen gempa

ada apa di desa Tembi?

Setelah mandi, saya dan teman berkemas. Menuju tempat makan. Dalam perjalanan menuju tempat makan, ada museum gempa, berupa rumah yang sudah rata dengan tanah. Sehabis menikmati sarapan pagi sepincuk pecel, jalan-jalan menyusuri desa tembi. *menerawang* Seandainya dari kemarin acaranya langsung ke desa Tembi, kelihatannya seru.
Puas jalan-jalan, saya nongkrong sebentar di angkringan untuk menikmati segelas kopi *karena wadahnya gelas

Nongkrong di angkringan di Tembi adalah akhir dari petualangan di acara Blogger Nusantara, karena setelah itu saya dan beberapa teman memutuskan untuk pulang. Padahal acaranya masih sampai jam satu siang

galeri seni batik

Yang terakhir sebelum postingan ini ditutup :) dan merupakan inti dari postingan ini. Jadi paragraf-paragraf di atas tidak dibaca tidak apa-apa. Sengaja juga, paragraf ini saya tempatkan di akhir, biar tidak dibaca juga ;) Sedikit saran untuk panitia acara. Menurut saya, tidak perlu peserta yang terlalu banyak, cukup 200-300 peserta, tetapi acara lebih berkualitas dan peserta bisa lebih diperhatikan. Buat apa mengejar quantity, tetapi quality tidak maksimal.
eksis dulu

0 comments:

Post a Comment