Wednesday, December 5, 2012

Seperti Film Inception

Begitulah saya menggambarkan tentang sepakbola negeri ini. Pemerintah, masyarakat, pengurus sepakbola, dan pemain, semuanya berkeinginan tim nasional sepakbolanya dapat berprestasi di kancah internasional, minimal di kancah Asia Tenggara. Tercatat kita pernah.... juara satu kali pada ajang SEA Games 1992 kalau tidak salah. Setelah itu, timnas kita nol gelar.

Alih-alih kita bermimpi meraih prestasi atau juara di kompetisi atau kejuaraan. Ternyata kita sekarang dalam mimpi penyatuan liga, yang terbelah sejak dua musim yang lalu. Mimpi itu sepertinya belum akan terwujud dalam dekat ini. Imbas dari liga yang terbelah jadi dua ini ternyata begitu terasa, timnas negara kita biasanya selalu dengan mudah melewati babak penyisihan, untuk kali pertama dalam sejarah keikutsertaan dalam ajang piala AFF maupun ajang piala Tiger (nama sebelum menjadi piala AFF) timnas Indonesia tidak lolos dalam babak penyisihan. Sungguh sangat memalukan. Inilah dampak dari liga yang terbelah.

Terus? Setelah timnas negara ini tidak lolos ke babak selanjutnya, apakah pengurus sepakbola negeri ini jadi sadar dan kemudian duduk bersama untuk berdamai? Tidak. Sepertinya tidak ada upaya tersebut. Yang terjadi adalah, mungkin menyalahkan pihak lain.

Setelah mimpi juara, mimpi penyatuan liga, mimpi selanjutnya adalah mimpi pengelolaan klub menjadi lebih profesional. Berita-berita di koran banyak memberitakan tentang klub yang menunda pembayaran gaji pemain, atau klub tidak mampu membayar pemain. Berita yang sekarang santer terdengar adalah kematian seorang pemain sepakbola yang bernama Diego Mendieta. Lebih miris lagi, kematiannya karena sudah tidak mampu lagi membiayai pengobatan, karena gajinya sebagai pemain belum dibayar oleh klub.

Apakah kita hanya akan hidup dalam mimpi-mimpi saja? Jika kita tidak segera move on, maka kita akan terjebak dalam mimpi-mimpi belaka.

Semua berawal dari mimpi. Mimpi hanya akan jadi khayalan kalau kita tidak pernah berusaha untuk mewujudkannya

0 comments:

Post a Comment