Tuesday, September 4, 2012

Survei BPS

image



Tadi pagi petugas dari BPS datang ke kantor mengambil isian survei yang telah diberikan beberapa bulan yang lalu. Harusnya, isian survei tersebut diambil bulan juni kemarin, tetapi petugas survei bilang tidak bisa ambil isian survei karena sibuk. Saat itu dia mengerjakan survei tentang kebutuhan hidup perorangan. Respondennya adalah keluarga-keluarga beserta tanggungannya. Semakin banyak jumlah kepala dalam tiap keluarga maka semakin banyak pula isian yang harus dibuat.


Pembicaraan saya dengan petugas survei ini seperti sesi curhat petugas survei. Iseng-iseng saya tanya apakah tidak cape mengsurvei seluruh warga kota ini, apalagi harus mengedarkan isian survei? Petugasnya menjawab katanya mereka (BPS) sudah mulai menggunakan media data softcopy dan internet untuk melakukan survei. *jawaban tidak nyambung dengan pertanyaan* Tak apalah, saya jadi tahun BPS udah mulai memanfaatkan teknologi untuk surveinya. Jadi karyawannya bisa fokus menghitung hasil survei. Kalau masih manual selain kerja menghitung survei juga harus mengedarkan isian survei ke seluruh penjuru kota ini.

Diakhir pembicaraan, petugas survei untuk survei mendatang akan mengirimkan survei lewat email, kita tinggal mengisi dari template yang dikirimkan.

0 comments:

Post a Comment