Wednesday, August 8, 2012

Pencuri yang Religius

image

Curcol nih. Ceritanya sore kemarin saya sholat maghrib di Masjid Baiturrahman Semarang. Tanpa sedikit pun ada rasa curiga, saya meletakkan tas dan jaket di bagian tepi shaf, sedangkan saya sholat agar jauh dari tempat saya meletakkan tas dan jaket. Di dalam tas ada isinya sepatu, kaos dan celana, modem dan kartunya, flashdisk dua buah, kabel data dua buah, kunci serep motor saya, buku tabungan, dan ada surat service handphone *ntar ngambil service-nya bagaimana coba*



Setelah sholat, ketika mau mengambil tas dan jaket, saya terbengong-bengong karena apa yang saya cari tersebut tidak ada pada tempatnya. Tengak tengok kanan kiri depan belakang, nihil, tak ada benda yang sedikitpun mirip dengan tas dan jaketku. Saya berkesimpulan, tas dan jaketku dicuri. Ada petugas yang menyarankan untuk mengejar keluar masjid, siapa tahu belum terlalu jauh pencurinya keluar. Setelah saya keluar mencari-cari, hasilnya nihil.

Saya kembali ke tempat sholat tadi dan berharap tas dan jaketku kembali ke tempat asalnya. Tetapi itu harapan belaka karena di tempat saya meletakkan tas dan jaket tas ada sesuatu pun di situ, kecuali sebuah tas punggung yang sepertinya ditinggalkan oleh pemiliknya karena sudah tidak ada lagi yang sholat di situ. Saya dan petugas masjid memeriksa tas tersebut. Sepertinya tersebut adalah tas pencuri yang ditinggal. Kesimpulan petugas masjid. Di dalam tas cuma ada topi saja.

Tidak tahu apa yang harus dilakukan, akhirnya saya hanya duduk-duduk saja ditemani petugas masjid. Ngobrol. Ternyata kejadian seperti ini tidak sekali ini, sebelumnya juga pernah terjadi orang yang sholat kehilangan barang bawaannya. Bahkan, kotak amal yang biasanya diedarkan saat sholat jum'at juga pernah dicuri.

Saya tidak habis pikir, di tempat religius seperti masjid, ada saja yang punya niat jahat, terus... mereka sholat itu apakah hanya kedok saja untuk mencari kesempatan ada barang yang bisa diambil. Wallahu A'lam

2 comments:

wah turut berduka koi
kalo kemarin pas di masjid agung, diperingatkan sama satpamnya "tasnya dibawa, taruhnya DI DEPAN, jangan dibelakang atau disamping"
great advice

@slams : soale aku durung pernah dengar kasus kehilangan di masjid baiturrahman slams, jadi aku pede saja naruh tas di pinggiran. ya... mungkin aku disuruh ngamal

Post a Comment