Wednesday, August 22, 2012

Musim Semi di Paris

image

Dibaca dari judulnya sudah bisa di tebak. Novel ini berlatar belakang kota Paris. *cape deh!*. Kalau bicara tentang Paris, saya jadi teringat film eiffel i'm in love. Sebuah film tentang drama remaja romantis dan  pemeran utamanya Samuel Rizal dan Shandy Aulia. Novel yang judul aslinya Printemps a Paris ini sama dalam hal latar belakangnya tetapi beda dalam hal cerita.

Baru kali inilah saya membaca novel drama percintaan bisa sampai tuntas, biasanya satu bab bisa selesai itu sudah bagus. Karena bukan melulu masalah hubungan percintaan yang diceritakan dalam novel ini, di dalamnya kita juga akan menemukan bagaimanakah kota paris itu. Penulis seperti mengajak kita untuk menyusuri jalan dan gedung yang ada di kota Paris. Itulah yang membuat saya terlena sampai lupa kalau novel sudah kelar dibaca.

Penulis menggunakan bahasa yang sederhana dalam mendeskripsikan cerita yang menurut saya begitu komplek, sehingga saya tidak perlu membaca berulang-ulang untuk memahami isi cerita. Kekomplekan masalah yang ada dalam cerita menurut saya lagi, bisa diibaratkan seperti buah simalakama. Mencintai salah, tidak mencintai juga salah. Jadi harus bagaimana coba? Penulis kelihatannya juga tidak menemukan ending yang tepat, sehingga cerita berakhir masih dalam tanda tanya.

Secara singkat dapat saya ceritakan, novel ini bercerita tentang seorang gadis yang ditinggal mati oleh bapaknya. Dalam surat wasiat yang ditulis bapaknya, gadis yang bernama Julie itu hak asuhnya dikembalikan ke ibu kandungnya, wanita berkebangsaan Prancis.

Kisah selanjutnya berlatar belakang kota paris. Di Paris, Julie hidup bersama keluarga Ibunya. Alain, suami baru ibunya, seb, kakak tirinya, francois, adik perempuan tirinya, dan adik kecil cowok, buah perkawinan ibunya dengan bapak tirinya.

Masalah pertama yang menghampiri Julie adalah kalau ternyata Francois tidak menghendaki kehadirannya. Untuk masalah yang satu ini, masalah terselesaikan setelah serangkaian kejadian yang membawa Francois masuk rumah sakit. Kejadiannya apa, bisa dibaca sendiri di novel ini.

Sedangkan untuk masalah percintaan, endingnya masih kabur. Julie ada rasa berbeda terhadap seb, tetapi hubungan keluarga menghalangi cinta keduanya, karena seb sebenarnya juga punya rasa yang sama dengan Julie. Dalam hati saya bilang, seperti sinetron saja. Sebelum cerita berakhir, saya sudah bisa menebak tokoh misterius yang meneror Julie. *siapa?...... yang nanya!*

Bagi yang suka novel yang ringan-ringan saja, saya rekomendasikan buku ini layak baca. Karena selain mengikuti jalannya cerita, kita bisa tahu sedikit gambaran tentang kota Paris.

Keterangan novel :

Judul               : Printemps a Paris

Pengarang     : Sisca Viasari

Penerbit         : Daharaprize

ISBN                : 979-501-708-X

Halaman        : 289 halaman

Ukuran           : 20 x 14.1 x 1.1

6 comments:

Berarti ini novel terjemahan ya mas?
Kalau dibagian bawah dilengkapi dengan penerbit, nama pengarang, jumlah halaman dan harga buku, reviewnya bakalan komplit mas :)

Ohya ini kayaknya bakala masuk buku yang harus dibeli :D

bukan bukan terjemahan, judul yang tertera di covernya itu printemps a paris. terima kasih atas sarannya, segera saya kasih.

Aaaaa kamu baik banget mas!
Bahkan penerbitnya pun di kasih link :)
Yeay.

kalau saya baca, paris bukan sebagai objek penderita yg biasanya cuma dijadiin setting kota supaya keren. tapi kota paris dlm novel ini juga jadi subjek yg penting dalam pembentukan karakter tokoh utama. paris dieksplor sedemikian memikatnya hingga kita benar2 merasa di paris.

saya udah punya novel nya ,bagus bngt jadi pengen baca terus

Post a Comment