Tuesday, August 14, 2012

Keinginan Tak Terbatas Kemampuan Terbatas

image

Pernah tidak kalian pas saat puasa gini, siang hari punya keinginan "nanti buka puasa minum ini, camilan ini, dan lauknya ini. Semua dibeli berlebih, biar kenyang alasannya. Ketika sore datang, semua dibeli untuk berbuka puasa. Saat waktu berbuka datang, apakah semua yang kita beli itu termakan semua? Ternyata tidak. Teman saya, sebut saja namanya kingkong *bukan nama sebenarnya*. Kalau dilihat badannya yang gede, kita pasti akan beranggapan jika makannya banyak, tetapi ternyata, cuma makan satu dua gorengan, sepiring nasi, banyak lauknya daripada nasinya, dia sudah kekenyangan.






Cerita lain. Teman saya yang tidak mau disebutkan namanya. Semua keinginannya saat puasa dibeli semua, tetapi ketika berbuka tidak semua makanan yang dia beli termakan semua. Kenapa? karena tubuh kita itu terbatas kemampuannya. Tidak mampu menampung semua keinginan atau hawa nafsu makan kita.

Pun demikian dengan saya. Pada buka bersama anak-anak loenpia kemarin, di meja tersaji makanan yang banyak tetapi perut saya tidak mampu menampung semuanya. Buka bersama yang diselenggarakan di kediaman Pak DP, pengen memaksakan untuk memakan makanan yang disajikan karena kelihatannya begitu lezat, tetapi perut benar-benar menolaknya.

Hal tersebut juga berlaku dalam kehidupan sehari-hari, keinginan kita banyaaaaaakk sekali, tetapi apa daya, kemmpuan kita terbatas. Baik itu kemampuan fisik maupun kemampuan finansial. Contohnya, semua orang pasti pengen punya mobil, tetapi apakah semua orang mampu untuk membelinya? Tidak!

Hikmah yang dapat saya petik dari kejadian tersebut adalah ukur kemampuan kita. Jangan paksakan apa yang tidak kita mampu, karena, semakin kita memaksakan diri akan semakin menyakiti diri sendiri.

0 comments:

Post a Comment