Sunday, April 29, 2012

Cara Memasang MCB

Ceritanya, box sekering rumahku itu rusak. Awalnya saya tidak tahu kalau rusak, tetapi karena listrik kadang mati sendiri, sedangkan sekering tidak putus dan MCB pada Kwh meter tidak 'njeglek' mau tidak mau saya mengecek, ada apa sebenarnya. wiihh....

Dugaan saya karena faktor box sekeringnya yang rusak, dan setelah saya bongkar box-nya itu. Benar, box sekeringnya rusak. Saya lepas bautnya, komponen-komponennya pada patah, kalau istilah jawanya 'pritil'. Mau tak mau harus beli box sekering baru.

Penjual di toko listrik malah menyarankan untuk pakai MCB saya, selain lebih murah juga lebih awet. Berpikir....berpikir. Oke, saya akhirnya ambil MCB saja untuk menggantikan box sekering yang rusak. Pertimbangan saya adalah harga yang lebih murah, lumayan, selisih 5 ribu.

Sampai di rumah, yang jadi pertanyaan, bagaimana cara memasang MCB? pada body MCB-nya tidak ada petunjuk cara memasangnya. Aduh...bagaimana nih! Akhirnya saya browsing internet, dan ada sedikit petunjuk cara memasangnya. Cuma tidak ada step by step. Jadi pengetahuan dasar saja tentang MCB itu apa? bagaimana? mengapa? dan sebagainya.

Untuk itulah saya membuat posting ini untuk berbagi informasi bagi mereka yang awam dunia kelistrikan, sehingga bisa memasang sendiri.

Langkah-langkah cara memasang MCB


  • Putuskan dulu aliran listrik dari PLN dengan meng-off-kan saklar di bawah kwh meter

  • Copot box sekering lama anda, kabel dari PLN dengan kabel yang menuju instalasi rumah jangan disambung dulu.

  • Cek kabel dari PLN mana yang merupakan kabel arus. *listriknya harus dinyalain dulu* Cek dengan tester. Jika tester menyala, maka kabel tersebut merupakan kabel arus. Kenapa harus cek kabel arus? karena petunjuk yang diberikan hasil dari saya googling ternyata tidak benar. Kabel arusnya tidak yang berwarna hitam, tetapi di tempatku yang berwarna biru.

  • Setelah kita tahu mana kabel arus, kemudian kita memasang kabel arus tersebut pada MCB. di MCB ada petunjuk, kabel arus dari PLN harus dimasukkan ke lubang yang pada gambar petunjuk ada tanda panahnya, dan kabel yang menuju instalasi listrik rumah pada lubang seberangnya (kabel yang sewarna dengan kabel arus). dua kabel lainnya disambungkan dengan kabel sewarna. Ingat, jangan sampai salah menyambung kabel. Kabel warna kuning harus disambung dengan warna kuning, dst.

  • Setelah semua tersambung, diuji coba. Hidupkan listrik dari PLN, tekan saklar MCB ke posisi on. Coba hidupkan lampu rumah. Kalau hidup, coba tekan saklar MCB ke posisi of. Jika lampu juga ikut mati, berarti pemasangan MCB sudah benar. Tetapi jika saklar MCB dalam posisi off, lampu masih tetap menyala, berarti ada yang salah. Periksa lagi kabel arus, apakah sudah benar terpasang pada MCB. Jika sudah benar terpasang dengan baik dan kabel-kabel lain juga terpasang dengan benar, berarti MCB-nya yang rusak.


Semoga bermanfaat

4 comments:

MCB dari KWH (meteran) PLN sebaiknya dimatikan setelah pengecekan kabel arus. Kalau sudah dimatikan sebelumnya, ya nggak ketahuan yg mana kabelnya, karena keduanya nggak nyala.

kalau mau ngecek mana kabel arus, listriknya ya harus dihidupkan.

kalau merefer ke standard international...semua warna bendera jerman adalah kabel positif sedangkan warna biru harusnya negatif yellow/green atau green adalah kable grounding...

luar biasa apa yang telah di tulis dalam artikel,, benar-benar menambah pengetahuan dan menambah inshirasi kepada pembaca,, terima kasih,,,

salam : SMK DARUNNAJAH Pabuaran ( www.nurul-ilmi.com )

Post a Comment