Saturday, December 17, 2011

Beda Politik di Sepakbola dengan di Parlemen

konflik di PSSIKalau politik dalam parlemen telah kita ketahui, terkenal dengan istilah 'tak ada musuh yang abadi'. Jadi, partai apa saja bisa bekerjasama untuk mencapai satu tujuan, kekuasaan. Bisa saja pemilu tahun ini parta A dan partai B adalah musuh, tetapi pada pemilu berikutnya bisa menjadi mitra.

Tetapi politik di sepakbola berbeda. Kubu yang berbeda pendapat atau pandangan selamanya akan tetap berbeda, meskipun telah berganti kepemimpinan sekalipun. Misalnya pada kepemimpinan yang lalu dipimpin oleh kubu A, maka kubu B membuat kompetisi sendiri. Ketika pimpinan organisasi berpindah ke kubu B, maka giliran kubu A yang membuat kompetisi sendiri.

Sepakbola adalah olah raga yang menjunjung sportifitas tetapi kenapa pengurusnya tidak menjunjung sportifitas? tidak mengakui perbeda. Perbedaan menjadi halangan untuk bersatu memajukan sepakbola Indonesia.

0 comments:

Post a Comment