Friday, June 10, 2011

Chromebook Digugat

Sebuah produsen PC asal Amerika Serikat melayangkan gugatan kepada Google atas penggunaan nama Chromebook untuk notebook berbasis Chrome OS yang diperkenalkan Mei lalu.

Perusahaan itu, Isys Technologies, menuntut Google dan mitra-mitra mereka seperti Acer, Amazon, Samsung dan Best Buy untuk tidak lagi memasarkan produk itu sekaligus membatalkan rencana peluncuran 15 Juni mendatang.

Isys Technologies mengklaim penggunaan nama Chromebook melanggar paten Chromium PC Modular Computer milik mereka, yang akan mendukung versi open-source Chrome OS. Demikian seperti dilansir PC Pro, Jumat (10/6/2011).

"Kami tidak ingin menghalangi pihak manapun dalam menciptakan produk baru dan memasarkannya, kecuali jika mereka melanggar properti intelektual kami," cetus President dan CEO Isys Technologies Jason Sullivan.

"Meski kami memiliki niatan tulus untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, jelas bahwa kedua pihak telah menemui jalan buntu. Jadi, rasanya tidak ada pilihan lain kecuali meminta bantuan hukum untuk melindungi kami terkait ChromiumPC," lanjutnya.

Lebih lanjut, penasehat hukum Isys Todd Zenger mengklaim bahwa awalnya Google berniat menggunakan nama lain untuk notebook-nya, yakni Speedbook. Namun rencana itu gagal terwujud menyusul kehadiran brand Speedbook lain pada akhir 2010.

Menurut Zenger, Isys telah mendaftarkan paten untuk nama ChromiumPC pada Juni 2010 dan menerima persetujuan interim, empat bulan kemudian, Namun Google menahan pendaftaran paten Isys hingga akhirnya mereka meluncurkan Chromebook, bulan lalu.

"Google sama saja memaksa Isys tidak lagi menggunakan nama Chromium PC dan melupakan pendaftaran paten mereka. Hal ini jelas sangat merugikan bagi Isys," ketus Zenger.

sumber : okezone.com

Thursday, June 9, 2011

Sony Bocorkan 2 Ponsel Java

Setelah menggebrak pasar Indonesia dengan berbagai ponsel Android di awal 2011, Sony Ericsson siap menghadirkan dua ponsel berbasis Java untuk para konsumen mudanya.

Ponsel pertama adalah Txt Pro yang diinspirasi oleh seri Xperia. Memiliki user interface serupa dengan lini Xperia, Txt Pro diharapkan bisa menunjang kebutuhan chatting para penggunanya. Selain menampilkan layar sentuh 3 inci dan keyboard slide Qwerty, Txt Pro sudah terintegrasi dengan berbagai aplikasi chatting serta media sosial populer seperti Google Talk, Facebook dan Twitter.

Selain itu, pengguna juga bisa melihat update lima teman pilihan mereka di home screen melalui fitur Friends. Fitur ini serupa dengan Timescape di lini ponsel Xperia yang bisa menampilkan berbagai update teman di berbagai media sosial.

Sementara ponsel lainnya, Mix Walkman, ditujukan kepada kepada konsumen yang menggilai musik. Seperti halnya Txt Pro, Mix Walkman memiliki layar sentuh 3 inci sehingga akan memudahkan pengguna dalam menikmati berbagai fitur yang tersedia di dalam ponsel.

Salah satu fitur anyar yang ditampilkan Mix Walkman adalah tombol Zappin yang memungkinkan pengguna mengakses lagu-lagu kesukaannya dengan lebih cepat. Dengan menekan tombol Zappin di bagian atas ponsel, pengguna bisa langsung mendengarkan potongan lagu favorit mereka tanpa harus membuka pemutar musik. Jika ingin mendengarkan lagu secara utuh, pengguna hanya harus menekan tombol Zappin kembali.

Txt Pro dan Mix Walkman sudah dilengkapi kamera 3,2 megapiksel dan koneksi wifi. Txt Pro akan hadir dengan tiga pilihan warna (merah muda, putih dan hitam), sementara Mix Walkman memiliki dua varian warna (hitam dengan bird band hijau dan hitam dengan bird band merah muda).

Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia Djunadi Satrio belum bisa membocorkan harga kedua ponsel tersebut. Namun menurut Djunadi kedua ponsel ini akan dibanderol dengan harga terjangkau.

"Karena ponsel ini ditujukan kepada konsumen muda, saya rasa harganya tidak akan melebihi Rp2,5 juta," tegasnya di sela perhelatan Indonesia Internasional Communication Expo & Conference (ICC) 2011, Rabu (8/6/2011).

sumber : okezone.com

Xperia Play Hadir Juli di Indonesia

Ponsel game Sony Ericsson yang sudah ditunggu-tunggu akan mulai dilepas ke konsumen Indonesia mulai Juli 2011.

Hal itu ditegaskan Head of Marketing SE Indonesia Djunadi Satrio di sela perhelatan Indonesia Internasional Communication Expo & Conference (ICC) yang mulai digulirkan Rabu (8/6/2011) di Jakarta Convention Center.

"Sebenarnya kami ingin mulai menjual Xperia Play bertepatan dengan pelaksanaan ICC. Namun karena satu dan lain hal, kami baru bisa memasarkannya di bulan Juli," jelas Djunadi.

Sayangnya, Djunadi belum mau membocorkan berapa banderol Xperia Play untuk konsumen Indonesia. "Saat ini belum ada indikasi berapa harga jualnya, tapi mungkin dalam kurun 1-2 pekan ke depan kami sudah punya informasinya," kilah Djunadi.

Mengusung sistem operasi Android 2.3 Gingerbread, Xperia Play bukan ponsel game sembarangan karena memiliki sertifikat PlayStation dengan konsol slide-nya yang menyerupai user interface PSP Go.

Saat ini Xperia Play memiliki enam game pre-loaded yang sudah bisa dinikmati pengguna saat membeli ponsel itu, termasuk Star Battalion, Crash Bandicoot, FIFA 10 dan SIMS 3.

Meski belum dijual untuk umum, namun penggila ponsel tanah air bisa menikmati demo Xperia Play di booth Sony Ericsson sepanjang perhelatan ICC 2011 yang akan berakhir 12 Juni mendatang.

sumber : okezone.com