Friday, March 11, 2011

Western Digital Akan Akuisisi Hitachi

Western Digital akan mengakuisi Hitachi Global Storage Technologies (Hitachi GST), anak perusahaan Hitachi Ltd yang memproduksi produk dan solusi storage (media penyimpan).

Nilai transaksi tersebut berupa uang tunai dan saham senilai sekitar 4,3 miliar dollar AS. Masing-masing transaksi tunai sebesar 3.5 miliar dollar AS ditambah 25 juta saham WD senilai 750 juta dollar AS, berdasarkan harga saham penutupan WD sebesar 30,01 dollar AS per 4 Maret 2011.

Hitachi, Ltd akan tetap memiliki sekitar 10 persen dari saham Western Digital yang beredar setelah penerbitan saham, dan dua perwakilan dari Hitachi akan ditempatkan dalam dewan direksi WD. Transaksi tersebut telah mendapat persetujuan dari dewan direksi dari kedua perusahaan dan diharapkan akan selesai pada kuartal ke-3 kelender tahun 2011, yang masih harus memenuhi berbagai persyaratan pada lazimnya, termasuk persetujuan dari regulator.

Perusahaan gabungan tersebut tetap menggunakan nama Western Digital dan berkantor pusat di Irvine, California. John Coyne akan tetap menjadi chief executive officer WD, Tim Leyden sebagai chief operating officer dan Wolfgang Nickl sebagai chief financial officer. Steve Milligan, presiden dan chief executive officer Hitachi GST akan bergabung dengan WD sebagai president dan bertanggung jawab terhadap John Coyne.

"Kami percaya bahwa langkah ini akan menghasilkan sejumlah manfaat kunci-kapabilitas R&D yang lebih baik, inovasi dan perluasan portfolio produk yang kaya, jangkauan pasar yang komprehensif dan skala yang akan memperbaiki struktur biaya kami dan kemampuan untuk berkompetisi di pasar yang dinamis," kata John Coyne, presiden dan chief executive officer WD dalam siaran persnya.

Gabungan kedua perusahaan tersebut akan menghasilkan sebuah perusahaan penyimpanan yang fokus ke pelanggan, dengan skala operasi yang signifikan, talenta global kuat dan jajaran produk terbesar dalam industri yang didukung oleh portfolio teknologi yang sangat kaya.

Sementara Hitachi selanjutnya akan lebih fokus pada Social Innovation Business, termasuk sistem informasi dan telekomunikasi, sistem tenaga, sistem lingkungan, industri dan transportasi, dan sistem sosial dan urban, serta bahan-bahan mutakhir dan berbagai perangkat utama yang mendukung mereka.

sumber : kompas.com

0 comments:

Post a Comment