Sunday, February 6, 2011

Review Nokia X2-01

Setelah sukses dengan ponsel berlabel komunitas (C3), Nokia kembali mengeluarkan ponsel yang harganya terjangkau, X2-01. Dari nama di depannya bisa ditebak kalau ponsel ini mengedepankan multimedia.

Ponsel X2-01 merupakan penerus X2. Beda X2-01 dengan pendahulunya adalah pada keypad QWERTY, seri terdahulu hanya dibekali keypad alfanumerik biasa. Chasing berbahan dasar plastik yang menyebabkan terasa licin jika tangan berkeringat. Walau terlihat bongsor, tetapi tetap bisa masuk kantong baju.

X2-01 dibekali D-pad empat arah yang bisa difungsikan sebagai shortcut, mengapit tombol tengah yang berfungsi sebagai tombol OK. Sebelah kiri body, ada slot untuk kartu memori bertipe hotswap dan port kabel data berbentuk USB. Sedangkan pada bagian atas, kita akan menemukan port audio jack 3,5mm dan yang tidak biasa, port charger.

Adalah aneh jika ponsel multimedia tidak mempunyai tombol volume, dan X2-01 adalah ponsel itu. Tidak ada tombol untuk kamera. Kamera juga cuma kualitas VGA (640x480), tidak ada lampu LED/ flash. Hanya speaker stereo yang menjadi kawan sejajar posisi kamera.

Layar TFT QVGA (320 x 240 piksel) yang terpampang seluas 2,4 inci mampu menjangkau kedalaman 262 ribu warna. Setidaknya cukup dalam mengakomodasi tampilan menu dan widget khas platform Nokia Series 40. Selain luas, komposisi warna yang tertampil cukup memanjakan mata. Tampilannya pun diperkaya dengan kehadiran widget yang terdiri dari tiga baris. Yakni kontak favorit, akses komunitas (Facebook, Twitter, Orkut) dan default menu favorit yang semuanya dapat diatur sesuai selera.

Kamera bagus hanya untuk memotret di luar ruangan, sedangkan jika digunakan untuk memotret di dalam ruangan hasilnya gelap dan dipenuhi noise. Untuk video, hanya mampu merekam video berformat 3gp. Hanya ada dua pilihan untuk kualitas video, hight quality(320x240 pixel) dan normal (176x144)
Beberapa fitur pendukung yang mampu mengirim atau mengkoneksikan hasil gambar melalui Bluetooth, MMS, Nokia email maupun upload ke web, menjadikan sektor ini cukup mengasyikkan. Terlebih bagi kita yang hobi share foto maupun video, bisa mengoptimalkan sarana ini.

Untuk Audio, X2-01 cukup dapat diajak kompromi dengan menyematkan tombol shortcut dengan logo khas di sebelah kiri jajaran tombol navigasi. Keluaran suaranya kencang dan jernih, baik saat disematkan headset bawaan/optional maupun melalui speaker. Nokia cukup memperhitungkan sektor ini. Menyediakan list media menu, now playing, shuffle, repeat, atau pengaturan lainnya, terkesan ingin memudahkan penggunanya dalam mendengarkan lantunan tembang favorit. Anda juga bisa memilahnya dalam bentuk folder playlist khas ponsel musik.

Mampu memutar beragam format seperti MP3/WMA/WAV/eAAC+ ponsel ini cukup memberikan opsi bagi penggunanya. Terlebih format MP3 dan WAV tadi dapat diaplikasikan sebagai ringtone atau nada sambung. Keasyikan bagian ini juga dilengkapi penyematan radio yang telah mengusung teknologi RDS (radio data system) sebagai opsi guna mendengarkan berita maupun chart radio. Pada sektor visual player atau video, Nokia X2-01 mendukung format 3GP/MP4/WMV yang memang sudah standar pemutar video pada ponsel belakangan ini. Mampu menampilkan video dalam bentuk small maupun full screen merupakan kelebihan tersendiri di kelasnya.

Untuk akses internet, X2-01 menggunakan jaringan GPRS/EDGE. Cukup lumayan. Tombol shortcut Nokia Messages yang berada di sebelah kanan tombol navigasi pun sejatinya dapat menjadi jawaban atas kemudahan akses kebutuhan pesan. Mulai dari fitur SMS yang menyediakan karakter conversation yang membuat kita ber-SMS bak ber-chatting ria, akses email (gmail, Yahoo, Ovi Mail) serta Community (Facebook, Twitter, Orkut).

Minus koneksi Wi-fi nampaknya bukan menjadi kendala berarti ponsel ini. Karena Bluetooth versi 2.1 dengan A2DP-nya dan koneksi lawas via kabel data bisa menjadi opsi penghubung dengan device lain. Semisal computer, Bluetooth headset bahkan antar ponsel. Pairing atau pembacaan datanya pun lumayan cepat tanpa kendala berarti.

Nama yang disandang Nokia X2-01 ternyata tidak sesuai dengan kenyataannya. Ponsel multimedia tapi serba tanggung dalam hal fitur multimedia. Seharusnya ponsel ini jadi ponsel jejaring sosial saja.
Saya rasa ponsel ini cocok untuk mereka yang suka internetan atau ber-jejaring sosial dan suka mendengarkan musik.

Spesifikasi :
Dimensi: 119,4 x 59,8 x 14,3 mm, 107,5 g, layar 2.4", Resolusi: 320 x 240 piksel 262.000 warna, QVGA lanskap, Keyboard QWERTY lengkap
Layar depan yang dapat disesuaikan:widget, tema, ikon, pintasan, menu
Nada dering: MIDI/AAC/eAAC+/MP3/MP4/WMA/SP-MIDI, Nada dering video
Baterai Li-Ion BL-5C 1.020 mAh, Waktu bicara: hingga 4,5 jam, Waktu siaga: hingga 21 hari,
Quad-band GSM 850/900/1800/1900, GPRS kelas B, multiselot kelas 32, kecepatan maksimal 107/64,2 kbps (downlink/uplink), EGPRS kelas B, multiselot kelas 33, kecepatan maksimal 296/236,8 kbps (downlink/uplink).
Konektor pengisi daya 2,0 mm, Bluetooth stereo versi 2.1 dengan Enhanced Data Rate, Mendukung sinkronisasi lokal dan jauh, USB 2.0 berkecepatan tinggi (konektor micro USB).

Series 40, Feed langsung Facebook dan Twitter melalui widget Komunitas, Klien email gabungan yang mudah digunakan (Nokia Messaging 3.0) dengan dukungan: Ovi Mail, Yahoo!® Mail, Gmail™, Windows Live™, Hotmail dan layanan POP/IMAP populer lainnya, Bahasa mark-up yang didukung: HTML, XHTML, WML, FlashLite 3.0, Pembuka layanan jaringan sosial: Facebook, Twitter, MySpace, Hi5, Orkut, YouTube (di pasaran terkait), Bebo, Friendster, Permainan Java MIDP 2.0.


sumber : nokia, tabloidpulsa

0 comments:

Post a Comment